Panda juga menyoroti kurangnya pengawasan dari APH dan inspektorat sehingga dalam kegiatan ini menghabiskan anggaran dana desa.dan kegiatan ini hanya diikuti oleh perangkat Desa. Keluarga Kepala Desa atau kelompok tertentu, tanpa melibatkan masyarakat luas dalam perencanaan maupun evaluasinya.
Menurut Panda Masih banyak Desa di Paluta, untuk kebutuhan yang jauh lebih mendesak, seperti pembangunan jalan, jembatan, irigasi, serta peningkatan akses pendidikan dan kesehatan. Ia menilai alokasi dana untuk penyertaan modal saat ini tidak sesuai dengan skala prioritas pembangunan desa.
Baca Juga:
Kasus Amsal Sitepu Jadi Sorotan, Jaksa Agung Beri Pesan Penting ke Jajaran Daerah
Namun demikian, Panda menegaskan bahwa sebenarnya tetap memiliki nilai positif, asalkan dilaksanakan dengan baik".Harapnya lagi.
[Redaktur: Hadi Kurniawan]