Hal itu untuk membantu Ukraina mempertahankan diri mereka sendiri.
Dia menambahkan materi tersebut mencakup informasi yang akan membantu mereka menginformasikan dan mengembangkan respons militer terhadap invasi Rusia.
Baca Juga:
Tawarkan Pesangon ke Pegawai, CIA Tak Lagi Badan Mata-mata Terkuat Dunia
"Itulah yang sedang terjadi atau telah terjadi," tambahnya.
Militer AS dan CIA mulai berusaha untuk memperdalam hubungan mereka dengan rekan-rekan Ukraina setelah Rusia merebut Krimea pada tahun 2014.
CIA pertama-tama membantu dinas Ukraina membasmi mata-mata Rusia, kemudian memberikan pelatihan dan bimbingan.
Baca Juga:
CIA Datangi Prabowo di AS, Ada Apa di Balik Pertemuan Misterius dengan Presiden Indonesia?
Militer AS juga melatih tentara Ukraina.
“Ada hubungan yang sangat kuat antara badan-badan intelijen AS dan Ukraina selama delapan tahun terakhir,” kata pejabat AS itu.
Dia menambahkan pada saat Rusia menginvasi dua bulan lalu, AS cukup memercayai Ukraina untuk memberikan rincian pengerahan pasukan Rusia, rute serangan, dan informasi penargetan tepat waktu.