“Di beberapa titik memang masih dalam tahap penanganan darurat. Kami terus berupaya bersama instansi terkait agar akses masyarakat segera kembali normal, terutama karena ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan pendidikan,” tambahnya.
Ia menegaskan, jembatan di Desa Pancur Pangko merupakan urat nadi perekonomian warga karena menjadi jalur utama penghubung antar Desa sekaligus rute distribusi kebutuhan pokok menuju ibu kota kecamatan. Sementara itu, rambin di Desa Hasambi adalah jalan akses utama bagi anak-anak untuk berangkat ke sekolah.
Baca Juga:
Rapat Perencanaan Pelaksanaan Kegiatan MTQ ke XlV Kabupaten Paluta.
“Kami akan terus memonitor situasi dan berkoordinasi secara intensif sampai kondisi benar-benar pulih dan mobilitas warga kembali normal,” tutupnya.
[Redaktur: Hadi Kurniawan]