“Sumber daya alam kita ini kaya. Untuk kebutuhan dapur gizi, mulai dari sayur mayur, kangkung, bayam, hingga pisang, wajib dibeli dari petani lokal kita sendiri. Jangan ambil dari luar, berdayakan hasil panen masyarakat kita agar mereka juga ikut sejahtera,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Portibi Julpikar Harahap, MM., mengatakan inisiatif terpadu ini mendapat respons positif karena dinilai sangat selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Paluta untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, dan maju.
Baca Juga:
Bupati Paluta Menerima Tim BPK Provinsi Sumut Dalam Hal Exit meeting Pemeriksaan Awal.
Menutup arahannya, Julpikar Harahap menekankan bahwa peluncuran SPPG hari ini merupakan investasi jangka panjang untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, kesehatan fisik dan ketajaman intelektual adalah kunci utama kemajuan bangsa.
"Langkah yang kita mulai hari ini adalah persiapan untuk 20 tahun ke depan. Harapan kita, di masa Indonesia Emas nanti, anak-anak kita khususnya di Kecamatan Portibi tidak hanya menjadi penonton. Mereka harus tumbuh menjadi SDM yang kuat dan mampu bersaing dengan generasi-generasi terbaik lainnya," tutupnya.
Turut hadir mendampingi, Sekretaris Daerah Kabupaten paluta Patuan Rahmat Syukur P. Hasibuan Asisten III, Pimpinan OPD, Danramil Padang Bolak, Kapolsek Padang Bolak, Para Kepala Desa Se Kecamatan Portibi beserta tamu undangan lainnya.
[Redaksi: Hadi Kurniawan]